<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
     xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
     xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
<title>Satu Jatim &#45; super1media</title>
<link>https://www.satujatim.com/rss/author/super1media</link>
<description>Satu Jatim &#45; super1media</description>
<dc:language>id</dc:language>
<dc:rights>Copyright 2023 SatuJatim &#45; All Rights Reserved.</dc:rights>

<item>
<title>EMCL Bersama SEC Serahkan Program Fasilitas Akses Air Bersih, Warga Geneng Bojonegoro Tak Perlu Lagi Jalan Jauh</title>
<link>https://www.satujatim.com/emcl-serahkan-program-fasilitas-akses-air-bersih-warga-geneng-bojonegoro-tak-lagi-perlu-pergi-jauh-cari-air</link>
<guid>https://www.satujatim.com/emcl-serahkan-program-fasilitas-akses-air-bersih-warga-geneng-bojonegoro-tak-lagi-perlu-pergi-jauh-cari-air</guid>
<description><![CDATA[ Warga Geneng Bojonegoro harus mengambil air di sumbernya yang berjarak 600 meter sebelum ada Program Fasilitas Akses Air Bersih kerjasama EMCL dan SEC ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202412/image_870x580_676922b48b23a.jpg" length="135573" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 15:44:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Program CSR EMCL</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOJONEGORO</strong> - Musim hujan sudah datang. Masyarakat Desa Geneng Kecamatan Margomulyo sangat bahagia karena tak bingung lagi untuk mendapatkan akses air bersih. </p>
<p>Namun, akses air bersih yang mereka dapat tidak hanya dari air hujan. Masyarakat juga mendapatkan akses air bersih dari Program Fasilitas Akses Air Bersih kerjasama Exxonmobil Cepu Limited (EMCL) dan Society Education Centre (SEC) secara gratis.</p>
<p>Kepala Desa Geneng, Suharto mengatakan, masyarakat tidak bingung lagi mendapatkan akses air bersih. Baik pada musim penghujan maupun kemarau. </p>
<p>"Ini tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga bisa membantu akses air bersih bagi pelajar dan guru di lingkungan SMKN Margomulyo," imbuhnya.</p>
<p>Lelaki yang juga Komite SMKN Margomulyo ini mengungkapkan, selama musim kemarau, siswa sering dipulangkan pagi sekitar pukul 10.00 WIB karena kurangnya air bersih di lingkungan sekolah.</p>
<p>Selain sekolah, masyarakat juga senang dengan adanya Program Fasilitas Akses Air Bersih ini. Pasalnya, mereka tidak perlu berjalan jauh untuk mendapatkan sumber air bersih.</p>
<p>PIC Program CSR EMCL, Fenny K. Indiharti berharap program ini benar-benar bermanfaat dan dimanfaatkan dengan baik oleh warga. Program dimulai sejak akhir Agustus dan tuntas pada akhir Desember.</p>
<p>"Ini sudah sesuai target. Baik pembangunan insfratruktur dan instalasinya maupun jumlah penerima manfaatnya," tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua SEC, Agus Salim mejelaskan, melakui program ini, fasilitas akses air bersih sudah tersedia cukup lengkap. Kini, tinggal masyarakat dan pemerintah desa yang harus mengelola dengan baik. </p>
<p>"Manajemen pengelolaannya diperkuat lagi, sehingga benar-benar bisa berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekolah maupun desa," pungkasnya.(Br)</p>
<p></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Transisi Kepemimpinan Lokal, Prof. Muzakki Peringatkan Ancaman Eskalasi di Pilkada Jatim</title>
<link>https://www.satujatim.com/transisi-kepemimpinan-lokal-prof-muzakki-peringatkan-ancaman-eskalasi-di-pilkada-jatim</link>
<guid>https://www.satujatim.com/transisi-kepemimpinan-lokal-prof-muzakki-peringatkan-ancaman-eskalasi-di-pilkada-jatim</guid>
<description><![CDATA[ Prof. Akh Muzakki menyoroti pentingnya pengawalan transisi kepemimpinan lokal untuk mencegah eskalasi konflik, terutama dalam Pilkada Jatim. Media sosial disebut berperan penting dalam mengawal proses ini. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202411/image_870x580_67407bcc792b0.jpg" length="74372" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 22 Nov 2024 19:41:50 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>Surabaya – Transisi kepemimpinan politik, baik di level nasional maupun lokal, memerlukan pengawalan ketat demi mencegah potensi eskalasi sosial yang tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Akh Muzakki, M.Ag, Grad.Dip.SEA, M.Phil, Ph.D, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, dalam diskusi bertajuk “Deteksi Dini dalam Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional yang Demokratis dan Bermartabat”, Kamis (21/11). Diskusi tersebut digelar oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jawa Timur, di mana Prof. Muzakki menjabat sebagai ketua.</p>
<p>Menurut Prof. Muzakki, pengawalan terhadap transisi politik tidak cukup hanya difokuskan di tingkat nasional. Tingkat lokal, yang secara geografis lebih dekat dengan masyarakat, justru memiliki risiko eskalasi yang lebih tinggi. Hal ini dijelaskan melalui perspektif proximity atau kedekatan.</p>
<p>“Semakin dekat sebuah kejadian dengan masyarakat, semakin terbatas pula sumber daya yang tersedia untuk mengelolanya. Akibatnya, potensi eskalasi justru lebih tinggi,” papar Guru Besar Sosiologi Pendidikan tersebut.</p>
<h2><strong>Soroti Kerawanan Sosial di Pilkada</strong></h2>
<p>Dalam diskusi itu, Prof. Muzakki juga menyoroti beberapa kasus kerawanan sosial yang terjadi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Jawa Timur. Ia mengingatkan bahwa pemilihan kepala desa (Pilkades), yang lebih bersinggungan langsung dengan kebutuhan masyarakat, berpotensi memunculkan eskalasi konflik yang lebih besar.</p>
<p>“Ironi yang terjadi adalah pemilu kerap kali disertai korban. Lalu bagaimana dengan Pilkades? Tingkat eskalasinya tentu lebih tinggi karena proses politik ini menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung,” ujarnya.</p>
<p>Karena itu, menurut Prof. Muzakki, upaya pengawalan transisi kepemimpinan di semua level harus menjadi prioritas, terutama pada tingkat lokal yang berkaitan langsung dengan masyarakat.</p>
<h3><strong>Media Sosial sebagai Medium Perlawanan</strong></h3>
<p>Selain itu, Prof. Muzakki juga mengingatkan bahwa era transisi politik sering kali diwarnai oleh transaksi kepentingan. Dalam kondisi ini, media sosial dapat menjadi alat yang efektif untuk menciptakan tekanan terhadap kekuasaan.</p>
<p>“Kekuatan media sosial tidak boleh diremehkan. Peristiwa di tingkat lokal sekalipun, jika menjadi perhatian publik melalui media sosial, dapat berubah menjadi medium perlawanan,” tegas alumni Australian National University (ANU) dan University of Queensland ini.</p>
<p>Sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Prof. Muzakki menegaskan bahwa semua pihak harus terlibat dalam mengawal transisi kepemimpinan agar tetap berjalan secara demokratis dan bermartabat.</p>
<p>“Peran semua kalangan sangat diperlukan. Pengawalan bahkan perlawanan terhadap ketidakadilan akan lebih kuat jika masyarakat memberikan atensi penuh,” pungkasnya.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Perbaiki Insfrastruktur Kesehatan, Bupati Gresik Minta Libatkan Anggota DPRD Gunakan Dana Pokir</title>
<link>https://www.satujatim.com/perbaiki-insfrastruktur-kesehatan-bupati-gresik-minta-libatkan-anggota-dprd-gunakan-dana-pokir</link>
<guid>https://www.satujatim.com/perbaiki-insfrastruktur-kesehatan-bupati-gresik-minta-libatkan-anggota-dprd-gunakan-dana-pokir</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202409/image_870x580_66e1785288751.jpg" length="116415" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 18:04:45 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Bupati Gresik, Kadinkes, DPRD</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.satujatim.com/" target="_blank" rel="noopener"><strong>SatuJatim</strong></a> | Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, merespon baik usulan ketua sementara DPRD Gresik Abdullah Hamdi yang meminta adanya pelibatan dari anggota DPRD Gresik, dalam memanfaatkan dana jasmas  untuk memperbaiki fasilitas kesehatan di Gresik. </p>
<p>Bupati Gresik menyambut baik usulan ini, agar penggunaan anggaran jasmas yang melekat pada semua anggota DPRD bisa semakin dirasakan manfaatnya langsung masyarakat, termasuk untuk ikut terlibat dalam membangun sejumlah fasilitas kesehatan, seperti puskesmas dan puskesmas pembantu di desa yang kondisinya rusak.</p>
<p>"ini usulan baik dari ketua sementara DPRD Gresik, agar tidak hanya menggantungkan anggaran dari dinas kesehatan", ungkapnya saat menghadiri Workshop Kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Gresik bekerjasama dengan PWI Kabupaten Gresik, Selasa, 11 September 2024.</p>
<p>Bupati meminta Kepala Puskesmas untuk melihat kebutuhan ril dilapangan dan bisa berkomunikasi dengan para anggota DPRD di dapil, agar bisa ikut membantu mencarikan solusi. Termasuk membantu memfasilitasi penggunaan dana pokir untuk perbaikan insfrastruktur.</p>
<p>"Ini penting, karena anggota DPRD juga bisa dilibatkan ikut membantu memperbaiki layanan kesehatan di dapilnya," ungkapnya.</p>
<p>Gus Yani meminta, Dinas Kesehatan untuk membuat roadmap perbaikan fasilitas kesehatan setiap tahun, agar bisa terus dilaksanakan.</p>
<p>"Siapapun Ketua DPRD dan Bupati nya ke depan, perbaikan fasilitas kesehatan akan terus berjalan aesuai roadmap," harapnya.</p>
<p>Tahun depan, Bupati meminta agar pembangunan gedung puskesmas sudah bisa dimulai untuk 1 sampai 2 puskesmas dan 5 puskesmas pembant.</p>
<p>"Diprioritaskan puskesmas yang benar benar tidak layak, termasuk puskesmas Nelayan dan puskesmas Kepatihan berbatasan dengan kota Surabaya," ungkapnya.</p>
<p>Ketua sementara DPRD Gresik, Abdullah Hamdi yang menjadi pemateri Workshop Kesehatan bertema "Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Gresik, mengedepankan pelayanan sesuai siklus hidup manusia" di Gedung Nusantara Indonesia Gresik mengungkapkan, melihat banyaknya keluhan terkait fasilitas kesehatan yang tidak layak di Gresik, ini akan bisa mengganggu pelayanan kesehatan di masyarakat.</p>
<p>"Keluhan keluhan ini, akan bisa sedikit terselesaikan dengan memanfaatkan dana jasmas anggota DPRD, mohon dukungan Pak Bupati," ujarnya.</p>
<p>Hamdi menjelaskan, dana jasmas anggota dprd Gresik bisa digunakan untuk membangun sejumlah insfrastruktur kesehatan, untuk membantu dinas kesehatan memperbaiki kualitas kesehatan di Gresik.</p>
<p>"Mari bekolaborasi, untuk mendukung serta menjaga layanan kesehatan di Gresik terus baik ke depannya," ujarnya.</p>
<p>Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Gresik, dr. Mukhibatul Husnah menjelaskan pentingnya Integrasi Layanan Primer (ILP) diterapkan, karena merupakan trasformasi baru dalam bidang pelayanan kesehatan di Indonesia.</p>
<p>Melalui integrasi layanan primer ini, para pasien akan mendapatkan kualitas layanan yang semakin baik, karena di setiap puskesmas hingga puskesmas pembantu memberikan fasilitas yang dibutuhkan pasien.</p>
<p>"Ini akan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, hingga tingkat desa bahkan dusun, sehingga masyarakat tidak lagi berbondong bondong lari ke rumah sakit," ungkapnya.</p>
<p>Di Gresik terdapat 32 puskesmas yang sudah terintegrasi Layanan Kesehatan Primer. Baik dalam hal pembiayaan, fasilitas penunjang juga pemenuhan kebutuhan sumber daya kesehatan.</p>
<p>“ILP merupakan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan di Indonesia yang melayani mulai dari ibu hamil, bayinya, remaja, dewasa hingga lansia,” ujar dr. Husnah.</p>
<p>dr. Husnah berharap, melalui penerapan ILP akan membawa perubahan pelayanan kesehatan di Gresik menjadi semakin baik dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Kloter Jemaah Haji Tuban Pulang 25 Juni, Ini Lokasi dan Waktu Penjemputannya</title>
<link>https://www.satujatim.com/tiga-kloter-jemaah-haji-tuban-pulang-25-juni-ini-lokasi-dan-waktu-penjemputannya</link>
<guid>https://www.satujatim.com/tiga-kloter-jemaah-haji-tuban-pulang-25-juni-ini-lokasi-dan-waktu-penjemputannya</guid>
<description><![CDATA[ Jemaah haji asal Kabupaten Tuban telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dan akan dipulangkan 25 Juni 2024. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_6673629ae662e.jpg" length="128935" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 21 Jun 2024 06:15:10 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Jadwal pulang jemaah haji asal Tuban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Tuban</strong> - Rangkaian ibadah haji telah selesai dilaksanakan seluruhnya termasuk jemaah haji asal Kabupaten Tuban. Sehingga kini, mereka tinggal menunggu pemulangan.</p>
<p>Direncanakan, jemaah haji asal Kabupaten Tuban sampai di Bumi Wali pada Selasa, 25 Juni 2024 nanti. Jadwal pemulangan ke Tuban dibagi tiga kloter.</p>
<p>Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban Umi Kulsum mengatakan, terkait dengan penjemputan para jamaah haji sudah dikoordinasikan dengan para petugas haji.</p>
<p>"Kemarin sudah selesai rapat dengan para petugas haji, insyaallah 25 Juni para jamaah sudah sampai Tuban," ujarnya pada satujatim.com.</p>
<p>Berbeda dengan titik pemberangkatan yang dilakukan di Pendopo pada 13 Mei lalu, untuk pejemputan para jemaah haji nanti akan dilaksanakan di kompleks Kompi C Yonif Mekanis 521 Tuban.</p>
<p>Sedangkan untuk waktunya, imbuh Umi-sapaannya, para jemaah akan datang dari Surabaya ke Kota Legen ini secara bertahap. Untuk kloter 11, pukul 14.30. Lalu kloter 12 pukul 18.00. Dan kloter 13 yakni 20.00.</p>
<p>"Semoga hingga penjemputan nanti sehat semua dan bisa pulang bersama-sama tanpa ada yang ketinggalan di sana," pungkasnya. (zid)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inilah Jadwal Kick Off Pertandingan Persahabatan Antara Persebaya vs Persibo</title>
<link>https://www.satujatim.com/inilah-jadwal-kick-off-pertandingan-persahabatan-antara-persebaya-vs-persibo</link>
<guid>https://www.satujatim.com/inilah-jadwal-kick-off-pertandingan-persahabatan-antara-persebaya-vs-persibo</guid>
<description><![CDATA[ Pertandingan antaa Persebaya Surabaya vs Persibo Bojonegoro akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Sabtu, 29 Juni 2024. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_6673ac45d5915.jpg" length="65244" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Thu, 20 Jun 2024 11:18:40 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Pertandingan Persebaya Surabaya vs Persibo Bojonegoro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Surabaya</strong> - Anniversary Game tahun ini akan mempertemukan antara Persebaya Surabaya vs Persibo Bojonegoro pada Sabtu (29/6/2024).</p>
<p>Pertandingan yang digelar mulai pukul 19.00 WIB ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.</p>
<p>Pengumuman terkait laga ini telah diunggah di website klub maupun media sosial resminya, Persebaya Surabaya vs Persibo Bojonegoro ini menjadi salah satu kegiatan perayaan ulang tahun ke-97 klub berjuluk Bajol Ijo. Ini. Tak hanya itu, ini juga merayakan HUT ke-731 Kota Surabaya.</p>
<p>“Persebaya akan menyelenggarakan Anniversary Game pada Sabtu, 29 Juni 2024, kick off pukul 19.00 WIB. Lawannya adalah Persibo Bojonegoro yang telah memastikan diri lolos ke Liga 2,” tulis keterangan resmi klub melalui media sosial tersebut.</p>
<p>Ditambahkan, ini adalah momen penampilan perdana skuad baru Persebaya. Termasuk pemain-pemain yang saat ini belum diumumkan. Panpel Persebaya juga akan menyajikan show-show istimewa dalam pertandingan ini.</p>
<p>Tiket pertandingan ini bisa didapatkan secara online mulai hari ini, Kamis (20/6/2024) mulai pukul 18.00 WIB. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Banyak Dikunjungi Wisatawan Mancanegara, Inilah Pesona Wisata Pantai Jherat Lanjheng Bawean</title>
<link>https://www.satujatim.com/banyak-dikunjungi-wisatawan-mancanegara-inilah-pesona-wisata-pantai-jherat-lanjheng-bawean</link>
<guid>https://www.satujatim.com/banyak-dikunjungi-wisatawan-mancanegara-inilah-pesona-wisata-pantai-jherat-lanjheng-bawean</guid>
<description><![CDATA[ Pantai Jherat Lanjheng Bawean yang terletak jauh dari daratan Pulau Jawa ternyata mampu menarik wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_6672d2bcb1988.jpg" length="114410" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2024 19:45:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Pantai Jherat Lanjheng Bawean</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Gresik</strong> - Wisata Pantai Jherat Lanjheng yang terletak di Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean ternyata banyak dikunjungi wisatawan mancanegara.</p>
<p>Pantai Jherat Lanjheng Bawean memang memiliki wahana yang murah dan pemandangan yang indah. Pada libur Iduladha ini, ada sekitar 500 wisatawan dari rombongan Malasyia dan Singapura. Mayoritas mereka adalah perantauan dan keturunan Bawean.</p>
<p>Para pengunjung Pantai Jherat Lanjheng Bawean ini terdiri dari lintas generasi. Para pengunjung tua dan muda berswafoto di fasilitas wisata.</p>
<p>Selain menikmati keindahan alam, para pengunjung juga bisa merasakan air kelapa yang langsung diambil dari sekitar lokasi. Jika ingin merasakan makanan, ada banyak snack dan juga aneka olahan ikan khas Pulau Bawean.</p>
<p>Selain makanan dan minuman, pengelola juga menyediakan perahu kano dan sepeda air untuk dicoba sebagai pemacu adrenalin.</p>
<p>Salah satu pengunjung, Hodaimiyah mengatakan, Pantai Jherat Lanjheng Pulau Bawean sangat bagus. Meski baru pertama kali datang, ia dan keluarga sangat menikmati alam lautan segar. </p>
<p>“Pengunjungnya banyak, wisatanya sangat bagus. Ada banyak tempat santai duduk, berswafoto, makan dan minum,” ucap perempuan asal Malasyia ini.</p>
<p>Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) wisata Pantai Jherat Lanjheng, Muhdar mengungkapkan, para pengunjung saat liburan Iduladha 1445 Hijriah membludak. Bahkan, beberapa hari ini mencatatkan rekor jumlah pengunjung harian. Angkanya menembus seribu lebih pengunjung.</p>
<p>“Hari ini total ada 1.200 pengunjung wisata Pantai Jherat Lanjheng. Rata-rata banyak para keluarga perantauan Malaysia - Singapura yang pulang ke Bawean,” paparnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada hari biasa hanya sekitar 200 orang, sedangkan untuk libur akhir pekan bisa mencapai 700 orang.</p>
<p>Tiket Wisata Pantai Jherat Lanjheng ini hanya Rp 5 ribu bagi pengunjung dewasa, dan Rp 3 ribu bagi anak-anak. Akses jalan masuk pun mudah dan cukup untuk segala jenis kendaraan darat.</p>
<p>Lokasinya dari Alun-alun Sangkapura berjarak 6,7 km atau 17 menit, dan dari Bandar Udara Harun Thohir sekitar 1 jam atau jarak sekitar 58 km.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Tiga Madrasah Negeri Gelar Manasik Haji Terpadu, Motivasi Peserta Untuk Ibadah Ke Tanah Suci</title>
<link>https://www.satujatim.com/tiga-madrasah-negeri-gelar-manasik-haji-terpadu-motivasi-peserta-untuk-ibadah-ke-tanah-suci</link>
<guid>https://www.satujatim.com/tiga-madrasah-negeri-gelar-manasik-haji-terpadu-motivasi-peserta-untuk-ibadah-ke-tanah-suci</guid>
<description><![CDATA[ Tiga madrasah negeri (MIN 2 Tuban, MTsN 2 Tuban dan MAN 2 Tuban) menggelar Manasik Haji Terpadu di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban diikuti 600 peserta. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_66723e13da9b2.jpg" length="95386" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Wed, 19 Jun 2024 11:51:27 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Manasik haji terpadu kemenag Tuban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Tuban</strong> - Kementerian Agama Kabupaten Tuban melalui tiga satker madrasah negeri yang ada di Kecamatan Rengel menggelar Manasik Haji Terpadu pada Rabu (19/06).</p>
<p>Kegiatan tahunan ini diikuti oleh sekitar 600 peserta dari MIN 2 Tuban, MTsN 2 Tuban dan MAN 2 Tuban. Para peserta menggunakan pakaian ihram selayaknya jamaah haji di Arab Saudi.</p>
<p>Pertama, peserta mengambil ihram di miqat dilanjutkan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina. Peserta lalu diajak melempar jumrah, tawaf ifadah dan sa'i. Peserta kemudian melaksanakan tahalul dan tawaf wada'.</p>
<p>Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum menyampaikan dalam sambutannya, manasik haji terpadu ini rutin dilakukan setiap tahun. Ia mengapresiasi panitia dan peserta yang bersemangat latihan ibadah haji.</p>
<p>"Semoga kelak mendapatkan kesempatan untuk ibadah haji sungguhan. Bersama-sama memenuhi panggilan sebagai tamu Allah SWT," jelasnya.</p>
<p>Mantan Kasi Pendidikan Madrasah ini juga meminta agar tidak hanya sekedar menjalankan kegiatan, namun juga memahami setiap rangkaian ibadah haji. Agar nantinya peserta teringat hingga dewasa.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Olahan Daging Kurban Yang Mudah Dan Lezat, Inilah Bahan dan Cara Membuat Krawu Khas Gresik</title>
<link>https://www.satujatim.com/olahan-daging-kurban-yang-mudah-dan-lezat-inilah-bahan-dan-cara-membuat-krawu-khas-gresik</link>
<guid>https://www.satujatim.com/olahan-daging-kurban-yang-mudah-dan-lezat-inilah-bahan-dan-cara-membuat-krawu-khas-gresik</guid>
<description><![CDATA[ Nasi Krawu khas Gresik adalah salah satu olahan daging yang mudah dibuat dan tentu rasanya sangat lezat dinikmati pada hari raya Iduladha seperti ini. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_667026a860ea8.jpg" length="126548" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Jun 2024 19:06:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Cara membuat nasi krawu khas Gresik</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Gresik</strong> - Nasi Krawu Khas Gresik adalah salah satu makanan nusantara yang dibuat dari olahan daging. Bisa menggunakan daging kambing maupun sapi seperti pada momen Iduladha seperti ini.</p>
<p>Banyaknya stok daging kurban berupa kambing atau sapi kadang bingung diolah sebagai makanan apa. Jika dibuat sate dan asem-asem atau rawon, banyak orang sudah membuatnya.</p>
<p>Ini ada salah satu olahan daging kurban yang mudah dibuat dan rasanya juga lezat, yaitu nasi krawu khas Gresik.</p>
<p>Persiapan Bahan:</p>
<p>1,2 kg daging sapi sengkel</p>
<p>2 liter air</p>
<p>Beberapa bahan bumbu halus:</p>
<p>10 siung bawang merah</p>
<p>5 siung bawang putih</p>
<p>4 butir kemiri, geprek</p>
<p>5 cm lengkuas, iris</p>
<p>3 cm kunyit, bakar</p>
<p>2 sdt ketumbar butir, sangrai</p>
<p>4 cm jahe, iris</p>
<p>50 ml minyak</p>
<p>30 ml air</p>
<p>Bahan lainnya:</p>
<p>800 ml air kaldu sapi</p>
<p>3 lembar daun salam</p>
<p>2 batang serai, geprek, iris</p>
<p>1 sdt kaldu sapi bubuk</p>
<p>½ sdt garam</p>
<p>½ sdt merica</p>
<p>½ sdt kaldu jamur / penyedap</p>
<p>1 sdm gula pasir</p>
<p>4 sdm kecap manis</p>
<p>3 sdm santan kental</p>
<p>1 sdt asam jawa</p>
<p>Bahan serundeng:</p>
<p>170 gr kelapa parut</p>
<p>3 cm kunyit</p>
<p>2 siung bawang putih</p>
<p>3 siung bawang merah</p>
<p>4 buah cabai merah keriting, rebus</p>
<p>5 lembar daun jeruk</p>
<p>½ sdt garam</p>
<p>½ sdt kaldu jamur / penyedap</p>
<p>2 sdm gula merah</p>
<p>Cara membuat nasi krawu dengan bahan-bahan di atas:</p>
<p>1. Presto daging selama 1.5 jam, kemudian tiriskan</p>
<p>2. Blender bawang putih, bawang merah, kunyit, dan sedikit minyak. Tumis hingga wangi</p>
<p>3. Masukkan daun jeruk, kelapa parut, gula merah, garam, dan kaldu jamur, masak di api kecil hingga kering. Sisihkan setengah serundeng</p>
<p>4.  Blender cabai merah keriting hingga halus kemudian tuang ke dalam sisa serundeng, masak kembali hingga kering, sisihkan</p>
<p>5. Blender lengkuas, jahe, kemiri, bawang putih, bawang merah, kunyit, ketumbar, minyak, dan air hingga halus</p>
<p>6. Tumis bumbu halus hingga wangi lalu masukkan serai dan daun salam, tumis hingga wangi</p>
<p>7. Tambahkan air kaldu, daging, santan, asam jawa, garam, merica, kaldu jamur, kaldu sapi bubuk, gula pasir, dan kecap manis, masak selama 15-20 menit hingga meresap</p>
<p>8. Tekan-tekan daging hingga hancur</p>
<p>9. Sajikan daging lengkap dengan nasi, sambal terasi, dan bumbu serundeng.</p>
<p>10. Nasi krawu siap dinikmati bersama dengan keluarga atau teman.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Agar Awet Dan Sehat, Berikut Cara Yang Benar Menyimpan Daging Kurban di Dalam Kulkas</title>
<link>https://www.satujatim.com/agar-awet-dan-sehat-berikut-cara-yang-benar-menyimpan-daging-kurban-di-dalam-kulkas</link>
<guid>https://www.satujatim.com/agar-awet-dan-sehat-berikut-cara-yang-benar-menyimpan-daging-kurban-di-dalam-kulkas</guid>
<description><![CDATA[ Setiap idul adha, ada stok daging yang sangat banyak. Agar tetap awet dan sehat kita harus mengetahui tata cara menyimpan daging kurban di kulkas yang benar. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202207/image_750x500_62cd42c267098.jpg" length="95173" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Jun 2024 05:29:16 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Tata cara menyimpan daging kurban di kulkas</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Surabaya</strong> - Menjaga kesegaran dan keamanan daging merupakan hal penting untuk kesehatan keluarga terutama di hari raya Idul Adha seperti ini.</p>
<p>Salah satu cara yang efektif untuk melakukannya adalah dengan menyimpan daging di kulkas. Berikut ini adalah tata cara yang benar dalam menyimpan daging kurban di kulkas:</p>
<p>1.  Segera Simpan Setelah Mendapatkan Daging Kurban</p>
<p>Setelah mendapatkan daging kurban segera dipilah menjadi dua bagian. Bagian yang dimasak dan yang disimpan.</p>
<p>Pastikan untuk yang disimpan segera menyimpannya di kulkas. Hal ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang bisa merusak daging dan membahayakan kesehatan.</p>
<p>2.Gunakan Kemasan yang Tepat</p>
<p>Simpan daging dalam kemasan yang rapat dan kedap udara. Anda bisa menggunakan wadah plastik yang memiliki tutup rapat atau membungkus daging dengan plastik wrap dan aluminum foil. Ini akan mencegah daging terkena udara yang dapat mempercepat pembusukan.</p>
<p>3. Simpan di Rak Paling Bawah</p>
<p>Rak paling bawah di kulkas biasanya memiliki suhu yang paling dingin dan stabil. Menyimpan daging di rak ini akan membantu menjaga kesegarannya lebih lama. Selain itu, ini juga mencegah cairan dari daging mentah menetes ke makanan lain yang ada di bawahnya.</p>
<p>4.Pisahkan Daging Mentah dan Daging Matang</p>
<p>Pastikan untuk memisahkan penyimpanan daging mentah dan daging matang. Daging mentah yang disimpan bersama dengan daging matang dapat menyebabkan kontaminasi silang yang berbahaya.</p>
<p>5.Perhatikan Suhu Kulkas</p>
<p>Pastikan suhu kulkas Anda berada pada atau di bawah 4°C (40°F). Suhu yang lebih tinggi dapat menyebabkan bakteri berkembang biak dengan cepat. Gunakan termometer kulkas jika perlu untuk memastikan suhu tetap stabil.</p>
<p>6.Labeli dan Catat Tanggal Penyimpanan</p>
<p>Selalu beri label pada setiap kemasan daging dengan tanggal penyimpanan. Ini membantu Anda mengetahui berapa lama daging sudah disimpan dan mencegah Anda mengonsumsi daging yang sudah terlalu lama disimpan.</p>
<p>7. Hindari Menyimpan Daging dalam Jumlah Besar</p>
<p>Jika memungkinkan, hindari menyimpan daging dalam jumlah besar sekaligus. Lebih baik membeli dan menyimpan daging dalam porsi yang lebih kecil sesuai kebutuhan agar lebih mudah dikontrol kesegarannya.</p>
<p>8. Pembekuan Daging</p>
<p>Jika Anda berencana untuk menyimpan daging lebih dari beberapa hari, sebaiknya bekukan daging tersebut. Daging yang dibekukan dapat bertahan hingga beberapa bulan. Pastikan untuk membungkus daging dengan baik sebelum dibekukan untuk mencegah freezer burn.</p>
<p>Dengan mengikuti tata cara penyimpanan daging di kulkas yang benar, Anda dapat memastikan daging tetap segar, aman, dan berkualitas tinggi saat akan diolah. Ingatlah bahwa kebersihan dan keteraturan dalam penyimpanan makanan merupakan kunci utama untuk menjaga kesehatan keluarga.</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Inilah Tata Cara Dan Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban Yang Benar</title>
<link>https://www.satujatim.com/inilah-tata-cara-dan-bacaan-doa-menyembelih-hewan-kurban-yang-benar</link>
<guid>https://www.satujatim.com/inilah-tata-cara-dan-bacaan-doa-menyembelih-hewan-kurban-yang-benar</guid>
<description><![CDATA[ Seorang jagal harus mengetahui tata cara dan doa menyembelih hewan kurban yang sesuai sunnah atau syariah. Hal ini agar kurban diterima oleh Allah SWT. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202207/image_750x500_62c2f56ebee05.jpg" length="91306" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 17 Jun 2024 05:11:33 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Tata cara dan doa menyembelih hewan kurban sesuai sunnah</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Surabaya</strong> - Para jagal yang akan melakukan penyembelihan hewan kurban di hari raya Idul Adha ini harus mengetahui tata cara dan doa menyembelih hewan kurban yang sesuai sunnah.</p>
<p>Pertama, sebelum menyembelih hewan kurban, agar mengucapkan beberapa bacaan berikut ini:</p>
<p>Bismillaahi Allaahu Akbar, Allaahumma haadza minka wailaka, Allahumma taqabbal minni (untuk diri sendiri)/taqbbal min .... (Sebut nama lengkap pemilik hewan kurban)</p>
<p>Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini kurban dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah kurban ini dariku/dari .... (Sebutkan nama).</p>
<p>Setelah itu, juga harus diperhatikan terkait tata cara menyembelih hewan kurban dengan benar seperti berikut ini:</p>
<ol>
<li>Hewan Kurban dipastikan telah memenuhi syarat usia maupun kesehatan dan tidak memiliki cacat.</li>
<li>Hewan kurban baik sapi atau kambing dipastikan tidak memberontak saat disembelih dengan cara dipegang oleh beberapa orang atau diikat dengan tali.</li>
<li>Beberapa doa dianjurkan untuk diucapkan diantaranya adalah basmalah, shalawat kepada nabi dan takbir tiga kali. Setelah itu doa menyembelih hewan kurban dibaca dengan benar.</li>
<li>Posisi hewan kurban menghadap ke arah kiblat dengan posis leher tidak ada penghalang seperti kain atau tali yang bisa mengganggu proses penyembelihan.</li>
<li>Menggunakan pisau khusus untuk menyembelih yang tajam untuk memutuskan saluran napas, saluran makanan, dan pembuluh darah yang ada di bagian leher.</li>
</ol>
<p>Itulah beberapa tata cara menyembelih hewan kurban yang sesuai dengan aturan agama Islam atau sunnah agama.(*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Sekda Bojonegoro Maju Pilkada 2024, Kapan Mundur sebagai PNS? Ini Aturannya</title>
<link>https://www.satujatim.com/sekda-bojonegoro-maju-pilkada-2024-kapan-mundur-sebagai-pns-ini-aturannya</link>
<guid>https://www.satujatim.com/sekda-bojonegoro-maju-pilkada-2024-kapan-mundur-sebagai-pns-ini-aturannya</guid>
<description><![CDATA[ Sekda Bojonegoro Maju Pilkada 2024 berpasangan dengan Nafik Sahal. Ia seorang PNS aktif yang harus mundur apabila ditetapkan sebagai Calon Bupati Bojonegoro. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_666e6ae08c302.jpg" length="67171" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sun, 16 Jun 2024 10:42:31 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Calon potensial dalam Pemilihan Bupati Bojonegoro 2024</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong>SatuJatim | Bojonegoro </strong>- Sekretaris Daerah (Sekda) adalah jabatan tertinggi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah daerah. Ada sejumlah Sekda yang menjadi peserta dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). Baik di level gubernur maupun bupati atau wali kota.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Salah satu Sekda yang sukses menjadi pemenang dalam Pilkada adalah Bupati Lamongan, Yuhronur Effendi.<span style="mso-spacerun: yes;">  </span>Sementara itu, Sekda Bojonegoro yang saat itu dijabat Soehadi Moeljono kalah dari pasangan Anna Mu’Awanah – Budi Irawanto. <o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kini, Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah juga akan mencoba bertarung di Pilkada Bojonegoro 2024. Nurul yang berpasangan dengan Nafik Sahal sudah mendaftar sebagai peserta Pilkada Bojonegoro 2024 melalui jalur independen. <o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Lalu, bagaimana aturan seorang PNS maju sebagai peserta Pilkada 2024 ini? ASN yang maju sebagai calon kepala daerah diatur dengan dua Undang-undang. Pertama, dalam UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota diatur seorang PNS diperbolehkan ikut serta sebagai peserta atau calon.<o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal">Kedua, dalam UU Nomor 20 tahun 2023 dijelaskan, seorang ASN harus mengundurkan diri apabila telah tetapkan resmi oleh KPU sebagai calon kepala daerah. Selama masih proses pendaftaran, verifikasi persyaratan dan menunggu penetapan, masih diperbolehkan menjabat sebagai ASN.</p>
<p class="MsoNormal"><o:p></o:p><span style="font-size: 11.0pt; line-height: 115%; font-family: 'Calibri','sans-serif'; mso-ascii-theme-font: minor-latin; mso-fareast-font-family: Calibri; mso-fareast-theme-font: minor-latin; mso-hansi-theme-font: minor-latin; mso-bidi-font-family: Arial; mso-bidi-theme-font: minor-bidi; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-language: EN-US; mso-bidi-language: AR-SA;">Penetapan calon kepala daerah bakal dilakukan KPU masing-masing kabupaten kota pada tanggal 22 September 2024 mendatang. Maka dari itu, sementara Nurul Azizah masih diperbolehkan aktif sebagai seorang PNS. (*)</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengenal Nurul Azizah, Perempuan Dibalik Lolosnya Persibo Bojonegoro ke Liga 2</title>
<link>https://www.satujatim.com/mengenal-nurul-azizah-perempuan-dibalik-lolosnya-persibo-bojonegoro-ke-liga-2</link>
<guid>https://www.satujatim.com/mengenal-nurul-azizah-perempuan-dibalik-lolosnya-persibo-bojonegoro-ke-liga-2</guid>
<description><![CDATA[ Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menjadi sosok yang cukup berjasa bagi Persibo Bojonegoro meraih tiket Liga 2 musim depan. Calon Bupati Bojonegoro ini bahkan memberikan bus kepada tim Laskar Angling Darma. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_666d8f54d0973.jpg" length="139509" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Sat, 15 Jun 2024 19:56:26 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Sekda Nurul Azizah calon bupati Bojonegoro</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Bojonegoro</strong> - Persibo Bojonegoro memastikan diri lolos ke Liga 2 Indonesia musim depan. Perjuangan Laskar Angling Darma tidak lepas dari sumbangsih Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah.</p>
<p>Pada awal pembentukan tim, Nurul Azizah banyak memberikan dukungan pada manajemen. Bahkan, pada saat launching tim Persibo Bojonegoro, ia memberikan bus untuk digunakan mengarungi Liga 3 Jatim.</p>
<p>Nurul Azizah juga tidak pernah absen memberikan dukungan langsung ke stadion saat Persibo Bojonegoro bermain di kandang, Stadion Letjen Soedirman.</p>
<p>Dalam beberapa kesempatan, Calon Bupati Bojonegoro jalur independen ini memberikan hadiah berupa drum kepada suporter Persibo Bojonegoro. Ia juga sering mengajak para pejabat memberikan support kepada tim sepakbola kebanggaan masyarakat Bojonegoro.</p>
<p>Selain dukungan moril dan materiil, Nurul Azizah yang akan berpasangan dengan Nafik Sahal (Gus Nafik) dari Ponpes At-Tanwir ini juga sering mengirim dukungan spiritual. Ia mendoakan Persibo Bojonegoro meraih kemenangan pada saat bermain di luar kandang, terutama saat babak nasional Liga 3.</p>
<p>Nurul Azizah sendiri adalah warga asli Bojonegoro yang menjabat sebagai Sekda Bojonegoro. Sebelumnya ia pernah menjadi Camat Purwoasri dan Camat Kalitidu serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup. </p>
<p>Para suporter Persibo Bojonegoro, Boromania berharap dukungan pada tim tidak hanya untuk kepentingan politik praktis, namun benar-benar karena kecintaan terhadap Laskar Angling Darma. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Jatim Berhasil Kendalikan Inflasi Sesuai Target 2,82 Persen, Riset Pertanian Jadi Fokus ke Depan</title>
<link>https://www.satujatim.com/jatim-berhasil-kendalikan-inflasi-sesuai-target-282-persen-riset-pertanian-jadi-fokus-ke-depan</link>
<guid>https://www.satujatim.com/jatim-berhasil-kendalikan-inflasi-sesuai-target-282-persen-riset-pertanian-jadi-fokus-ke-depan</guid>
<description><![CDATA[ Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil mengendalikan inflasi dan membangun pertanian yang surplus panen padi dan komoditas lainnya ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_666c4376c76a1.jpg" length="122917" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 20:23:44 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Pengendalian inflasi di Jawa Timur</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Surabaya</strong> - Pengendalian inflasi di Jawa Timur diklaim telah mencapai target. Hal ini disampaikan Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono dalam acara Rakornas bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta.</p>
<p>"TPID Jawa Timur berhasil menjaga stabilitas inflasi dan harga pangan dengan kisaran perhitungan secara year on year berada di angka 2,82 persen," jelasnya.</p>
<p>Adhy menambahkan, pengendalian inflasi berhasil karena strategi-strategi yang diterapkan untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan sesuai rencana.</p>
<p>Selain soal harga, Inflasi ini juga sangat ditentukan ketersedian barang atau bahan, terutama bahan pangan yang ada di daerah-daerah.</p>
<p>Ia mengungkapkan, Jatim memiliki lahan yang sangat luas dan berhasil surplus panen dalam beberapa komoditas. Salah satu yang utama adalah beras.</p>
<p>“Ancaman musim kemarau berpotensi terjadi pengurangan stok akibat menurunnya produktivitas. Maka dari itu, antisipasi agar tidak sampai kekurangan stok dan kalau bisa tetap surplus," tandasnya.</p>
<p>Ardhy menyampaikan, Jatim optimis tetap produktif di musim kemarau setelah adanya bantuan 6.000 pompa air di daerah persawahan. Pompa ini diharapkan bisa menunjang proses penanaman dan perawatan sejumlah komoditas.</p>
<p>Dalam bidang pertanian dan perkebunan, Jatim memiliki komoditas beras, kopi, kakao, nanas da lain sebagainya. Sementara di bidang perikanan dan kelautan ada lobster air tawar dan ikan-ikan laut. (*)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Museum Kambang Putih Tuban, Wisata Edukasi Murah Meriah dan Mudah Diakses</title>
<link>https://www.satujatim.com/museum-kambang-putih-tuban-wisata-edukasi-murah-meriah-dan-mudah-diakses</link>
<guid>https://www.satujatim.com/museum-kambang-putih-tuban-wisata-edukasi-murah-meriah-dan-mudah-diakses</guid>
<description><![CDATA[ Kabupaten Tuban memiliki banyak destinasi wisata edukasi dan salah satunya adalah Museum Kambang Putih di selatan Alun-alun Tuban ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_666af96ce94cc.jpg" length="92662" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 19:39:15 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Museum kambang putih kabupaten Tuban</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p>SatuJatim | Tuban - Museum Kambang Putih menjadi destinasi yang menarik perhatian para pengunjung di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. </p>
<p>Dibuka untuk umum, museum ini telah menjadi pusat penting untuk memperkenalkan dan mempromosikan warisan budaya kaya yang dimiliki oleh daerah ini.</p>
<p>Museum Kambang Putih merupakan tempat yang menampilkan koleksi artefak dan benda-benda bersejarah yang mencerminkan kekayaan budaya Tuban.</p>
<p>Dari prasasti-prasasti kuno hingga senjata tradisional, pengunjung dapat mengikuti jejak sejarah dan melihat langsung kehidupan masyarakat Tuban dari masa ke masa.</p>
<p>Salah satu daya tarik utama Museum Kambang Putih adalah pameran interaktif yang mengundang pengunjung untuk terlibat secara langsung dalam pengalaman belajar.</p>
<p>Melalui instalasi-instalasi multimedia dan presentasi visual, pengunjung dapat menjelajahi sejarah Tuban dengan cara yang menarik dan informatif.</p>
<p>Museum Kambang Putih juga berperan penting dalam pendidikan masyarakat setempat tentang pentingnya melestarikan warisan budaya mereka.</p>
<p>Melalui program-program pendidikan dan kegiatan-kegiatan budaya, museum ini membantu membangun kesadaran akan pentingnya merawat dan memahami warisan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Tuban.</p>
<p>Selain sebagai pusat edukasi budaya, Museum Kambang Putih juga menjadi tempat rekreasi yang menarik bagi wisatawan. Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang memadai, museum ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi mereka yang ingin mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya Tuban.</p>
<p>Kehadiran Museum Kambang Putih tidak hanya meningkatkan kesadaran akan warisan budaya Tuban, tetapi juga mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di daerah ini.</p>
<p>Dengan menarik wisatawan dan memberikan pengalaman yang berharga, museum ini membantu mengangkat potensi pariwisata Tuban ke tingkat yang lebih tinggi. (him)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Murni Kabut Pagi, Asap Tebal Bukan dari Kebocoran Pipa Pertamina</title>
<link>https://www.satujatim.com/murni-kabut-pagi-asap-tebal-bukan-dari-kebocoran-pipa-pertamina</link>
<guid>https://www.satujatim.com/murni-kabut-pagi-asap-tebal-bukan-dari-kebocoran-pipa-pertamina</guid>
<description><![CDATA[  ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_66669e1c1770f.jpg" length="96361" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 11 Jun 2024 05:30:49 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Pipa Pertamina Tuban bocor</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Tuban</strong> - Beberapa video viral terkait dengan kabut tebal di dekat pipa Fuel Terminal Tuban bukan berasal dari kebocoran gas. Pihak Pertamina Tuban memastikan itu murni kabut, bukan gas atau uap.</p>
<p>"Kabut itu murni kabut. Bukan karena uap," jelas Taufiq Kurniawan, Section Head Communication &amp; Relation PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Senin (10/06/2024).</p>
<p>Taufiq--sapaannya-- mengatakan, seperti halnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), jika saat sedang mengisi bensin, maka akan keluar uap-uap. Akan tetapi tak sampai menimbulkan kabut ataupun warna.</p>
<p>"Saat ngisi BBM itu kan ya ada uapnya, tapi kan tidak berwujud," imbuhnya.</p>
<p>Dia pun menegaskan, kabut yang datang tersebut bukan diakibatkan oleh kebocoran pipa Fuel Terminal Pertamina Tuban yang terjadi pada Senin (10/06/2024) dini hari.</p>
<p>Sementara itu, setelah mengalami kebocoran pipa, dia menjamin stok BBM tetap normal dan aman.</p>
<p>"Penyaluran BBM ke masyarakat tetap berjalan normal, dan dipastikan stok aman," tandasnya. (zid/him)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Polwan Bakar Suami Diduga Alami Baby Blues, Ayo Kenali Gejala dan Penyebabnya</title>
<link>https://www.satujatim.com/polwan-bakar-suami-diduga-alami-baby-blues-ayo-kenali-gejala-dan-penyebabnya</link>
<guid>https://www.satujatim.com/polwan-bakar-suami-diduga-alami-baby-blues-ayo-kenali-gejala-dan-penyebabnya</guid>
<description><![CDATA[ Briptu Rian Dwi Wicaksono dibakar hidup-hidup oleh istrinya, Briptu Fadhilatun Nikmah yang diduga mengalami baby blues dengan tiga anak balita. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202406/image_870x580_6667093c2a3e5.jpg" length="133267" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 21:10:52 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords>Polwan bakar suami baby blues</media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SatuJatim | Mojokerto</strong> - Briptu Fadhilatun Nikmah, seorang polwan yang membakar suaminya, Briptu Rian Dwi Wicaksono diduga mengalami baby blues.</p>
<p>Saat kasusnya viral di media sosial, banyak netizen berkomentar terkait kondisi psikologis Briptu FN. Netizen menduga tersangka mengalami baby blues.</p>
<p>Dari keterangan Polda Jatim, ia marah karena gaji ke-13 suaminya dipakai judi online. Padahal tersangka dan korban memiliki tiga anak.</p>
<p>Diketahui, pasangan polisi ini memiliki satu anak usia 2 tahun dan dua anak kembar yang baru berusia 2 bulan. Pada usia bayi yang belum genap setahun, seorang ibu biasanya mengalami baby blues. </p>
<p>Baby blues adalah kondisi yang kurang stabil dari seorang ibu yang baru melahirkan. Seorang ibu yang terkena baby blues akan lebih emosional dan mudah marah.</p>
<p>Beberapa penyebab baby blues adalah berkurangnya sejumlah hormon yang merubah suasana hati lebih sensitif. Selain itu, susahnya beradaptasi terutama bagi wanita yang baru sekali melahirkan. Penyebab lainnya adalah jam tidur yang berantakan.</p>
<p>Gejala yang muncul dari wanita yang terkena baby blues adalah mudah menangis tanpa sebab atau ketakutan tak beralasan.</p>
<p>Ia juga akan mudah cemas dan kelelahan. Paling mudah dilihat adalah kesulitan melakukan konsentrasi dalam hal apa saja.</p>
<p>Maka dari itu, bagi wanita atau anggota keluarga yang mengalami baby blues lebih baik dikonsultasikan dengan dokter spesialis. Selain itu, anggota keluarga tidak memicu suasana hati dari wanita tersebut. (him)</p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Mengeja Pandemi Hari Ini, Esok dan Masa Depan</title>
<link>https://www.satujatim.com/mengeja-pandemi-hari-ini-esok-dan-masa-depan</link>
<guid>https://www.satujatim.com/mengeja-pandemi-hari-ini-esok-dan-masa-depan</guid>
<description><![CDATA[ Gelombang kedua dengan varian virus baru ini, sekali lagi membawa pesan “siap tidak siap mau atau tidak, virus ini akan menyerang siapa pun.” ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202209/image_750x500_63345ae8124b2.jpg" length="46010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Fri, 28 Jan 2022 21:40:06 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em><strong>Oleh : Dimas Novie Wibowo&nbsp;</strong></em></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Sudah tak terhitung lagi berapa ucapan dan doa kepada mereka yang telah gugur. Ponsel ini sudah layaknya iklan kematian pada koran. Grup-grup pesan dan berseliwerannya status kawan hampir tiap hari berbunyi sama.&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">Inalillahi inalillahi inalillahi.&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Seolah kata-kata ini membentuk barisan rel kerta api yang entah di mana stasiun pemberhentiannya. Pesan dan kabar kematian ini kadang juga terselip &nbsp;pesan yang beragam &ldquo;&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">Terus Patuhi Protokol Kesehatan, Di Rumah Saja, Jaga Imun dan Iman</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&rdquo; &nbsp;namun tak jarang juga ada yang menayangkan pesan dengan rasa penuh kecewa bahkan bermuatan kabar&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">. &ldquo;&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">Corona itu Konspirasi, Kita Telah Dicovidkan, Rumah Sakit Menyuntik Mati Pasien Covid, Tes PCR Adalah Settingan.</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&rdquo; Pesan-pesan itu yang akhir-akhir ini mulai membuat kepala kebanyakan orang mengalami trauma, bahkan kemudian muncul gerakan &ldquo;</span><span class="s3" style="font-family: UICTFontTextStyleEmphasizedBody; font-weight: bold;">&nbsp;Stop Berita Corona.&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&rdquo; Munculnya pesan kekecewaan dan kabar</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">&nbsp;hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;tentunya tak datang tiba-tiba. Sebagian pengamat dan akademisi berpendapat, meningkatnya kabar&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;mengenai Virus Covid19</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">akibat dari akumulasi kebingungan masyarakat terhadap informasi mengenai virus tersebut.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Gelombang kedua dengan varian virus baru ini, sekali lagi membawa pesan &ldquo;siap tidak siap mau atau tidak, virus ini akan menyerang siapa pun.&rdquo; Kenyataannya manusia yang selalu mengklaim sebagai makhluk berakal budi harus takluk dihadap makhluk yang renik bernama Covid-19. &nbsp;Pandemi Covid-19 telah mengubah semuanya. Manusia sebagai makhluk sosial tak lagi berlaku. Manusia dengan manusia lain dipisahkan oleh jarak, tiap individu harus melindungi dirinya dengan masker dan kadang juga masih harus memakai topeng transparan. Semua ini dilakukan demi terhindar dari virus yang konon katanya masih berkarib dengan Virus Influenza. Untuk sementara waktu, kegiatan-kegiatan yang berpotensi menghadirkan orang banyak dan berkerumun dibatasi bahkan ditiadakan termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Sudah lebih dari setahun kegiatan belajar jarak jauh diterapkan, ada khalayak yang bilang &ldquo;&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">enak ya kalau sekolah online, gurunya punya waktu luang,</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&rdquo; ada pula yang bilang &ldquo;&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">sampai kapan ? anak-anak kami tidak sekolah, cukup orang tuanya saja yang tak berpendidikan</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">.&rdquo; Tentu tak selama pendapat seperti itu benar adanya atau salah sepenuhnya. Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tentu menjadi hal baru yang mau tidak mau harus dijalankan di tengah pandemi, tentu tujuan utamanya adalah melindungi segenap peserta didik dan pendidik dari paparan virus yang sedang mewabah. Hal yang kemudian terjadi adalah tak semua lembaga pendidikan dan peserta didik mampu melaksanakan PJJ dengan sistem dalam jaringan (daring). Hambat-hambatan dalam proses PJJ daring lazimnya terjadi karena tidak meratanya akses jaringan internet dan tentunya tidak semua pendidik serta peserta didik memiliki kemampuan finansial untuk membeli gawai (Ponsel, Komputer atau Laptop). Hambatan lainnya bukan perkara muda membiasakan atau membudayakan pola pembelajaran yang sebelumnya bertatap muka antara peserta didik dan pendidik, sehingga terjadi dialog dan transfer pengetahuan secara langsung. Sedangkan saat PJJ daring semua harus tergantikan oleh layar digital, pendidik tidak bisa secara langsung mengetahui kondisi pesta didik saat PJJ daring. Namun tentunya hambatan-hambatan ini bukan sesuatu yang harus dihadapi dengan pasrah dan putus asa. Apresiasi setingginya kepada rekan-rekan seprofesi (Pendidik) terkait semangat berinovasinya dalam melawan hambatan-hambatan selama kegiatan belajar mengajar di masa pandemi , tentu tujuan kita semua tidak lebih tidak kurang ingin memastikan setiap anak didik kita mendapat hak pendidikannya.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Memang dalam beberapa tahun terakhir ini, sering kita dengar dan baca istilah Revolusi 4.0. Kondisi hari ini seolah terjadi secara kebetulan dan bersamaan. Adanya Revolusi 4.0 (Revolusi Teknologi) diikuti dengan munculnya pandemi Virus Covid-19. Kemudaan dalam menjalakan praktik keseharian dengan adanya kemajuan teknologi setidaknya telah meringankan beban kerja manusia. Maka tak heran kemudian muncul inovasi-inovasi baru yang selama ini tak pernah terpikirkan. Saya tak membayangkan jika pandemi ini terjadi pada 20 tahun yang lalu, ketika teknologi telekomunikasi belum semaju sekarang. Ketika aplikasi tatap maya belum ditemukan, ketika aplikasi belanja&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">online</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;belum ada dan aktivitas masyarakat dibatasi, tentu semua harus dikerjakan secara manual.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Kemajuan teknologi komunikasi&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">wabil&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">khusus jaringan internet telah menjadi penanda era baru kehidupan manusia. Arus deras informasi di dunia internet ternyata tak selamanya membawa dampak positif. Dewasa ini kita tidak hanya di sibukkan dengan Wabah Covid-19 namun jaga ada wabah lain yang tak kalah berbahaya, wabah itu sulit dilawan bahkan belum ada vaksinnya sampai hari ini, wabah itu bernama berita bohong atau&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">. Virus&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">ternyata juga tak pernah memilih inangnya, siapa saja dapat terpapar&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax,&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">tak kurang dari kalangan akademisi, pejabat publik, tokoh agama, pelajar hingga&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">emak-emak&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">pernah dibuat geger mengenai&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">. Ambillah contoh bagaimana dunia maya yang kemudian juga berlanjut ke pemberitaan di televisi digegerkan dengan adanya penangkapan hewan babi yang tertuduh sebagai&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">Babi Ngepet.</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;Lemahnya pengalaman literasi dianggap sebagai biang kerok suburnya</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">&nbsp;hoax</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;di masyarakat.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Sudah jatuh tertimpa tangga mungkin begitu kata pepatah untuk menggambarkan kondisi masyarakat Indonesia akhir-akhir ini. Bantuan sosial dikorupsi, Insentif gaji tenaga kesehatan disunat, pemalsuan &nbsp;hasil Tes PCR dan sertifikat vaksin, istilah-istilah yang terus diganti, ujaran kebencian hingga kabar viral akhir pekan ini, bagaimana bisa data Presiden Jokowi yang terdapat di aplikasi PeduliLindungi tersebar luas di media masa alias bocor.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Geliat vaksinasi terus dikebut, bahkan partai politik ikut serta dalam kegiatan vaksin di pelbagai daerah. Semoga apa yang diusahakan oleh partai-partai politik dalam menyelenggarakan vaksin diniati sebagai kerja-kerja kemanusiaan. Di lain sisi Virus Covid-19 terus berlibat ganda dalam bentuk varian-varian baru.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Sekali lagi, manusia telah memilih caranya untuk dapat memenangkan pertarungan melawan wabah ini. Apakah kita akan menang ? &nbsp;</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s3" style="font-family: UICTFontTextStyleEmphasizedBody; font-weight: bold;">Semoga Kita Selamat !!!!</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Biodata Penulis : Dimas Novie Wibowo&nbsp;</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">adalah Guru di SDN Kepuharum Kabupaten Mojokerto.</span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Pemetaan Ragam Literasi Peserta Didik</title>
<link>https://www.satujatim.com/pemetaan-ragam-literasi-peserta-didik</link>
<guid>https://www.satujatim.com/pemetaan-ragam-literasi-peserta-didik</guid>
<description><![CDATA[ &quot;Aku rela dipenjara asal dengan buku, karena dengan buku aku akan bebas” Mohamad Hatta ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202209/image_750x500_63345ae8124b2.jpg" length="46010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 20:49:25 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Oleh :&nbsp;<span style="font-family: UICTFontTextStyleEmphasizedBody; font-weight: bold; font-size: 17px; -webkit-text-size-adjust: auto;">Dimas Novie Wibowo</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Literasi mungkin diksi yang akhir-akhir ini sering muncul dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Beragam istilah dan gerakan muncul untuk menyambut gegap gempita literasi. Semisal saja, gerakan literasi sekolah yang di gagas pada tahun 2016, sekolah aktif literasi duta literasi dan masih banyak gerakan atau istilah yang berkaitan dengan yang namanya literasi. Ada juga gerakan-gerakan literasi yang berbasis komunitas seperti taman baca, perpus jalanan, perpus keliling dan ragam bentuk lainnya yang kebanyakan digerakkan oleh anak-anak muda di pelbagai kota. Bisanya mereka melapak buku bacaan di atas trotoar, taman kota atau fasum lainya. Belum lagi upaya pemerintah daerah semisal yang turut serta mendorong kebiasaan berliterasi bagi warganya dengan menyediakan distribusi bacaan yang tidak lagi berada di perpustakaan daerah, namun juga hadir di halte bus dan kantor-kantor pelayanan publik.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Geliat literasi mungkin menjadi angin segar bagi ekosistem pendidikan di Indonesia. Bagaimana tidak, jika mengacu pada survei yang di lakukan oleh lembaga Pisa pada tahun 2019 semisal, Indonesia berada di urutan 72 dari 77 negara yang menjadi bagian dari survei PISA. Artinya negara kita dalam urusan membaca berada di posisi kelima dari bawah. Posisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi pada hasil survei PISA 2016 saat itu Indonesia berada di posisi 60 dari 66 negara peserta survei PISA. Dalam pemaparan lembaga PISA disebutkan jika peserta didik Indonesia masih kesulitan dalam menyelesaikan satu bacaan buku tiap tahunnya. Kondisi tersebut, tentu tidak serta-merta kemudian melihat hasil survei PISA sebagai satu-satunya indikator mutu pendidikan kita, khususnya di bidang literasi. Namun perlu juga kita &ldquo; sebagai pendidik&rdquo; melihat hal tersebut sebagai fakta dan realitas sehingga dapat membuat tindakan dalam mendekatkan peserta didik ke kebiasaan berliterasi.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Bayangkan saja, &nbsp;peserta didik kita yang nantinya menepati komposisi penduduk produktif pada tahun 2045, atau sering disebut sebagai era emas bonus demografi Indonesia namun memiliki kualitas literasi yang rendah. Kemudian coba bandingkan dengan data pengguna media sosial &ldquo; sosmed &rdquo; di dunia, Indonesia berada di posisi empat. Apa yang kemudian yang ada di pikiran kita semua ? Maka tak heran jika kemudian ada sebuah idiom di kalangan pengguna sosial media &ldquo;&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">yang berbahaya dari menurunnya minat membaca adalah meningkatnya minat berkomentar&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&rdquo;. Atau bisa dikatakan urusan jempol kita peringkat empat dunia namun urusan otak kita berada di peringkat 70. Fakta-fakta inilah yang harusnya mampu ditangkap oleh lembaga pendidikan dan tentunya pendidik di dalamnya. Sehingga permasalahan yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia semisal, mengenai&nbsp;</span><span class="s2" style="font-family: UICTFontTextStyleItalicBody; font-style: italic;">hoax&nbsp;</span><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">(berita bohong), ujaran kebencian hingga perundungan di internet yang di lakukan peserta didik mampu dicegah secara preventif. Berangkat dari permasalahan dan fakta-fakta di atas, tentu tidak bisa kita sebagai pendidik hanya bersikap pasif dan menunggu instruksi. Perlu adanya kesadaran untuk bergerak dengan segala kemampuan &nbsp;daya dan upaya yang kita miliki. Inovasi dan paradigma baru dibutuhkan untuk mampu mengubah fakta-fakta dunia pendidikan kita dengan segala semestanya.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s3" style="font-family: UICTFontTextStyleEmphasizedBody; font-weight: bold;">Pentingnya Pemetaan Kemampuan Literasi Peserta Didik</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Menumbuh kembangkan kebiasaan literasi bukanlah sesuatu yang muda, tidak cukup kiranya jika hanya menjadi jargon atau slogan. Begitu juga dengan gerakan-gerakan literasi yang hanya menekankan pada hasil karya. Jika model-model seperti ini terus di gunakan tak ayal jika kualitas literasi peserta didik kita, jika tidak mau dikatakan gagal maka bolehlah disebut masih jalan di tempat. Dari beberapa hal yang menurut penulis perlu mendapat atensi khusus dalam menyusun program literasi, di antaranya adalah pentingnya pemetaan karakter berliterasi di kalangan peserta didik. Mengapa hal tersebut penting?</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Pertama, pemetaan ini perlu dilakukan untuk dapat mengetahui bagaimana level kemampuan literasi peserta didik, tentu dalam satu kelas semisal, kemampuan peserta didik dalam mengakses bacaan tentunya tidak sama dan berada di level-level tertentu. Kedua, pemetaan literasi ini bertujuan untuk memotret hubungan latar belakang peserta didik dengan akses sumber bacaan. Sebagai contoh semisal peserta didik dengan fasilitas belajar yang memang didukung oleh keluarga apa akan berbanding lurus dengan kualitas mereka dalam berliterasi. Ketiga, dengan pemetaan ini diharapkan mampu mengetahui ragam bacaan peserta didik hari ini, semisal apakah mereka masih membaca koran, masih membaca buku di perpustakaan dan masih membeli buku di toko buku atau mereka sudah bergeser dengan membaca informasi melalui kanal online, buku-buku digital dan juga platform penyedia bacaan berbasis digital.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Dengan demikian setiap pendidik akan mempunyai semacam catatan &nbsp;dari hasil pemetaan literasi peserta didik. Maka kemudian tinggal bagaimana kita membuat pendekatan dalam menentukan program literasi baik di level sekolah atau lingkup yang lebih kecil yaitu kelas. Paradigma dan pendekatan dalam menentukan program literasi di tiap sekolah atau bahkan di tiap kelas tentunya tidak bisa kemudian diseragamkan. Penting kiranya melihat dulu bagaimana seharusnya mereka &ldquo;peserta didik&rdquo; berliterasi dan kemudian menghasilkan karya literasi. Tidak elok kemudian menyeragamkan mereka untuk memiliki karya tulis dengan kualitas yang sama semisal. Kenapa kemudian tidak mencoba memberikan kebebasan dan kemandirian dalam berkarya literasi di sesuaikan dengan potensi massing-masing peserta didik. Sehingga memunculkan keragaman jenis karya sebagai wujud cerdas majemuk.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><em><strong><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Biodata Penulis : Dimas Novie Wibowo&nbsp;</span></strong></em></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><em><strong><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></strong></em></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><em><strong><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">adalah Guru di SDN Kepuharum Kabupaten Mojokerto.</span></strong></em></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s3" style="font-family: UICTFontTextStyleEmphasizedBody; font-weight: bold;"></span></p>]]> </content:encoded>
</item>

<item>
<title>Bahaya Ujaran Kebencian Pada Anak</title>
<link>https://www.satujatim.com/bahaya-ujaran-kebencian-pada-anak</link>
<guid>https://www.satujatim.com/bahaya-ujaran-kebencian-pada-anak</guid>
<description><![CDATA[ Ada banyak kasus terkait ujaran kebencian berkaitan dengan berita bohong atau hoax. ]]></description>
<enclosure url="https://www.satujatim.com/uploads/images/202209/image_750x500_63345ae8124b2.jpg" length="46010" type="image/jpeg"/>
<pubDate>Mon, 30 Aug 2021 14:14:48 +0700</pubDate>
<dc:creator>super1media</dc:creator>
<media:keywords></media:keywords>
<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>Oleh :&nbsp;<span style="font-family: UICTFontTextStyleBody; font-size: 17px; -webkit-text-size-adjust: auto;">Dimas Novie Wibowo</span></strong></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Akhir-akhir ini mungkin di pemberitaan media masa baik cetak atau online dan juga di dunia sosial media sering kita baca dan dengar terkait ujaran kebencian. Ada banyak kasus terkait ujaran kebencian berkaitan dengan berita bohong atau hoax. Seolah jamur yang tumbuh di musim penghujan, ujaran kebencian muncul begitu saja di tengah masyarakat Indonesia. Sapa yang sangka, masyarakat Indonesia yang terkenal dengan keramahannya tiba-tiba menjadi galak dan penuh kebencian terhadap mereka yang memiliki perbedaan pendapat di dunia media sosial. Fenomena ujaran kebencian yang ada di masyarakat kita tidak bisa dilepaskan dengan konstelasi politik akhir-akhir ini, baik pada saat Pilkada 2018 dan pemilu serentak 2019 dan saat musibah pandemi &nbsp;Covid-19 menerjang dunia dan Indonesia, ujaran kebencian pun tak luput menjadi virus yang mematikan.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Dalam penjelasan ahli, pada dasarnya ujaran kebencian berbeda dengan ujaran (speech) pada umumnya, walaupun di dalam ujaran tersebut mengandung kebencian, menyerang dan berkobar-kobar. Perbedaan ini terletak pada niat (intention) dari suatu ujaran yang memang dimaksudkan untuk menimbulkan dampak tertentu, baik secara langsung (aktual) maupun tidak langsung (berhenti pada niat). Menurut Susan Benesch, jika ujaran tersebut dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan kekerasan, menyakiti orang atau kelompok lain, maka ujaran kebencian itu berhasil dilakukan (Anam dan Hafiz, 2015).</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Bagaimana ujaran kebencian bisa terjadi. Pertama, ujaran kebencian bisa terjadi karena dalam pribadi seseorang ada prasangka negatif kepada kelompok tertentu, misalnya ada penilaian bahwa sebuah kelompok, agama, atau etnis tertentu tidak beradab, pelit, sangat ekslusif dan lain sebagainya. Oleh karena adanya prasangka tersebut, para netizen mendapati perasaan jijik terhadap kelompok lainnya, kondisi ini senantiasa mendorong mereka melontarkan ujaran kebencian.&nbsp;&nbsp;</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Akhir-akhir ini ternyata ujaran kebencian tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa namun sudah menjangkit anak-anak atau pelajar. Masih hangat dalam ingatan kita bagaimana viral cuplikan video anak-anak sekolah dasar dengan bangganya mendukung aksis terorisme ISSI, belum lagi ada praktek - praktek ujaran kebencian atau perundungan verbal yang berdampak pada kasus bunuh diri pada anak. Fakta-fakta tersebut bukanlah hal yang dianggap enteng bagi seorang pendidik (guru).</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Tentunya kita sebagai pendidik sudah siap dengan bahaya Internet diyakini sebagai tempat yang paling mudah untuk menebar hoax dan kebencian. Sementara itu, pengguna internet kini sudah merambah berbagai kalangan. Termasuk anak-anak yang nggak bisa dilepaskan dari dunia maya. Jika tidak diawasi, anak sangat rentan menjadi korban bully, berita bohong, hingga ujaran yang menyesatkan. Bahkan bisa jadi, mereka akan terpengaruh dan ikut-ikutan menjadi pelakunya.upaya untuk melindungi anak-anak atau peserta didik kita dari bahaya ujaran kebencian. Apalagi generasi Alpha ( 2011-2015) merupakan generasi yang hidup dan sejak usai dini sudah bersentuhan dengan teknologi internet.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Lalu, bagaimana cara kita untuk mencegah anak sampaikan ujaran kebencian? Berikut 3 caranya yang &nbsp;bisa dilakukan pendidik.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">1. Berbicara Toleransi.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Terus mendorong sikap dan juga tindakan peserta didik untuk memahami setiap perbedaan yang dimiliki oleh teman &ndash; temannya, perbedaan merupakan anugerah Tuhan agar manusia bisa saling belajar dan melengkapi.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">2. Jelaskan Risiko dari bahaya ujaran kebencian dan kenapa harus dihindari.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Terangkan pada anak, bahwa orang-orang yang melakukan hal yang tidak baik, harus menanggung konsekuensi atau risikonya. Seperti orang-orang yang melakukan&nbsp;ujaran kebencian&nbsp;harus menanggung risikonya.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">3. Ajakan bernalar kritis.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Tentu salah satu tujuan terlaksanakannya pendidikan adalah membangun nalar kritis, yang artinya membekali peserta didik untuk menggunakan segala daya pikirnya untuk mengetahui sebuah kebenaran. Dengan begitu peserta didik dapat memiliki kemampuan kritis dalam melihat fenomena di masyarakat.</span></p>
<p class="p2" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; min-height: 22px; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Ketiga hal tersebut tentunya bukan cara yang final, namun perlu pendiskusian lebih masif terutama bagi pendidik untuk bersama dengan orang tua dan segenap elemen masyarakat untuk bergotong royong menjauhkan anak-anak Indonesia dari bahaya dan sikap ujaran kebencian.</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;</span></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><em><strong><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">Penulis Adalah : Dimas Novie Wibowo, Guru di SDN Kepuharum Kabupaten Mojokerto.</span></strong></em></p>
<p class="p1" style="margin: 0px; font-stretch: normal; font-size: 17px; line-height: normal; -webkit-text-size-adjust: auto;"><em><strong><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;">&nbsp;</span></strong></em></p>]]> </content:encoded>
</item>

</channel>
</rss>