Mendikdasmen Minta Semua Pihak Lebih Erat Bergandengan Tangan demi Pendidikan Bermutu

Mendikdasmen Abdul Mu'ti minta semua pihak perkuat kerja sama kalau mau pendidikan di Indonesia maju, demi pendidikan bermutu.

May 2, 2026 - 16:31
 0
Mendikdasmen Minta Semua Pihak Lebih Erat Bergandengan Tangan demi Pendidikan Bermutu
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjadi inspektur upacara peringatan Hardiknas 2026 di Banyuwangi, Sabtu (2/5/2026). Foto/kemendikdasmen

SATUJATIM.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menegaskan kembali arah pendidikan nasional pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Banyuwangi, Sabtu (2/5). Pemerintah menempatkan pembelajaran mendalam sebagai prioritas, disertai percepatan program digitalisasi dan revitalisasi sekolah.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita bersama-sama melaksanakan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Kita merayakannya dalam kehidupan bangsa dan negara Indonesia yang bersatu, aman, dan damai,” kata Abdul Mu’ti dalam amanatnya.

Upacara Hardiknas yang diikuti ribuan insan pendidikan itu mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Dalam pidatonya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa pendidikan merupakan proses membentuk karakter dan peradaban bangsa.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya,” ujarnya.

Kemendikdasmen mendorong penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai pendekatan utama di kelas. Model ini diarahkan untuk membuat proses belajar lebih bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid.

“Sebuah adagium populer menyebutkan: jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran Mendalam adalah ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional,” kata dia.

Sejumlah program strategis dilaporkan berjalan dalam satu tahun terakhir. Pada 2025, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara digitalisasi pembelajaran melalui perangkat Interactive Flat Panel (IFP) digunakan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Pemerintah juga menempatkan peningkatan kualitas guru sebagai fokus utama, mencakup pemenuhan kualifikasi, penguatan kompetensi, dan kesejahteraan. Lingkungan belajar diperbaiki melalui penerapan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) agar sekolah menjadi ruang yang nyaman bagi siswa.

Penguatan kualitas pembelajaran dilakukan lewat literasi, numerasi, STEM, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA). Akses pendidikan diperluas melalui skema sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kemendikdasmen juga menata regulasi dan ekosistem pendidikan dengan melibatkan empat pusat pendidikan: sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

“Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” ujar Abdul Mu’ti.

Rangkaian peringatan Hardiknas 2026 turut diisi pagelaran seni “Kuntulan Ewon” yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri atas 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Marah Marah 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0